Diet Sehat dan Mudah Turunkan Berat Badan – Nature's Gem

Diet Sehat dan Mudah Turun Berat Badan

Berbagai macam diet bisa menjadi pilihan untuk membantu menurunkan berat badan. Namun, tidak semua jenis diet memberikan dampak penurunan berat badan yang sehat dan berdampak baik bagi kesehatan.

Beberapa jenis diet bisa saja membuat Anda turun berat badan, tetapi berdampak buruk terhadap kondisi kesehatan akibat penurunan berat badan drastis.

Oleh sebab itu, pastikan Anda mengetahui hal ini sebelum Anda memulai program diet atau menurunkan berat badan. Ketahuilah dahulu jenis-jenis diet yang cocok untuk Anda, serta makanan yang boleh dan dilarang dikonsumsi ketika diet. Dengan demikian, proses penurunan berat badan Anda akan terasa lebih maksimal dan signifikan.


Jenis Diet & Makanan yang Disarankan

1. Diet rendah karbohidrat / Diet keto

Diet ini dilakukan dengan mengurangi asupan karbohidrat dan menggantinya dengan lemak, cocok untuk orang yang perlu menurunkan berat badan namun mudah merasa lapar, karena diet ini kaya akan sayuran, daging, ikan, telur, buah-buahan, kacang-kacangan, dan lemak tetapi rendah dalam pati, gula, dan makanan olahan.

Lalu bagaimana diet Karbohidrat bekerja menurunkan berat badan? Karbohidrat adalah makanan yang menyebabkan peningkatan gula darah secara tajam. Jika tidak digunakan, gula darah tersebut akan disimpan sebagai lemak.

Diet Karbohidrat cukup sulit dilakukan, karena karbohidrat adalah sumber utama energi tubuh. Jika asupan karbohidrat dikurangi secara tiba-tiba, akan timbul berbagai efek samping seperti kelelahan, sakit kepala, bau mulut, lelah, sembelit, diare, atau bahkan menyebabkan tubuh kekurangan vitamin, serta meningkatkan risiko gangguan pencernaan dan berbagai penyakit kronis. 

2. Diet Paleo

Di dalam Diet Paleo, beberapa jenis makanan dianjurkan untuk dihindari, seperti susu, kacang-kacangan, biji-bijian, garam, gula olahan, dan semua makanan kemasan pada umumnya.

Diet ini dianggap cocok bagi penderita diabetes karena mengutamakan makanan kaya protein tanpa lemak dan kaya serat, yang secara efektif mampu membantu mengatur kadar gula darah dan mencegah naiknya berat badan. Meski diet ini menjanjikan hasil yang baik karena fokus pada makanan alami, namun karena aturannya yang ketat, tidak semua orang sanggup menjalankannya dalam waktu yang lama.

Efek samping terburuk yang dapat dirasakan setelah menjalani Diet Paleo adalah terjadinya gizi tidak seimbang dan kekurangan nutrisi tertentu yang dibutuhkan tubuh, sebab diet ini mengharamkan sebagian makanan penting, seperti biji-bijian dan susu.

3. Diet Mediterania

Para peneliti memperhatikan bahwa orang-orang di negara Mediterania memiliki tingkat penyakit kronis lebih rendah dibandingkan orang Amerika Serikat dan Eropa Utara. Pada intinya, diet Mediterania menganjurkan pelakunya konsumsi makanan alami dengan komposisi lebih banyak bahan nabati (seperti buah-buahan, sayuran, lemak sehat, dan biji-bijian) dibanding hewani. Kalau pun makan hewani, fokus pada ikan dan seafood. Sementara itu, makanan olahan, gula tambahan, biji-bijian olahan, dan minuman manis harus dihindari.

Diet Mediterania ini berhasil menjadi diet yang paling populer dan digemari kebanyakan orang karena pola makannya yang bebas, dan tidak terlalu mengikat. Selain itu, makanan yang boleh dikonsumsi juga memenuhi nutrisi harian seperti Protein dan Serat dari kacang-kacangan, Omega-3, dan berbagai Vitamin dari buah-buahan. 

Tingkatkan Diet Anda dengan Flaxseed 

Flaxmilk dan Flaxseed dari Nature's Gem

Ketika Anda menjalankan berbagai jenis diet di atas, Anda bisa kekurangan beberapa nutrisi harian yang seharusnya dipenuhi.

Flaxseed, yaitu biji rami yang terkenal khasiatnya dalam bidang kesehatan, dapat membantu Anda menurunkan berat badan, sekaligus memenuhi nutrisi harian.

Karena dalam 100g Flaxseed sudah mengandung:
300mg Lignan - Mengontrol level hormon agar tidak bergejolak.
18.2g Protein - Menurunkan nafsu makan yang eksesif
27.3g Serat - Menahan nafsu makan, membersihkan usus, dan menaikan tingkat metabolisme.
22.8g Omega-3 - Membantu menurunkan kadar lemak

Flaxseed dalam bentuk bubuk membuat cara mengonsumsi Flaxseed menjadi mudah. Selain membantu menurunkan berat badan, manfaat Flaxseed juga dapat dirasakan dari kesehatan jantung, menurunkan kadar kolesterol, sampai mencegah kanker.